Total Tayangan Laman

Sabtu, 17 Maret 2012

Indonesia pasti lebih baik

dicopy dari notes fb seorang yg tak dikenal tapi inspiratif, baiknya dibaca sampai tuntas, :)

Not a perfect country, tapi orang2nya secara sepintas lebih ta'at kepada Allah lalu ta'at kepada peraturan dibanding di Indonesia. Dan secara sepintas, secara umum, masyarakat Malaysia lebih benci kepada maksiat dibanding masyarakat Indonesia. Karenanya Allah berikan keberkahan kepada Malaysia... Allah karuniakan pemimpin yang baik dan mensejahterakan rakyat...

Enggak semua, tapi secara umum, secara sepintas, demikian adanya.

Indonesia? InsyaaAllah juga bisa, asalkan rakyatnya menjadi lebih bertakwa.

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya” (Al-A’raf 96).

============================

from:  Agus Jamhari agus_jamhari@yahoo.co.id via yahoogroups.com
sender-time:  Sent at 8:58 PM (GMT+08:00). Current time there: 2:37 PM.
to:  pengusaha-muslim@yahoogroups.com
date:  Wed, Mar 14, 2012 at 8:58 PM
subject:  [pengusaha-muslim] Sharing dari Negeri Tetangga

============================

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,                                            
   
Saya beberapa bulan ini berada di Malaysia dan Singapore dalam rangka mengadakan Pelatihan Roti (Baking Class) lintas negara atas undangan sejumlah pengusaha melayu muslim di 2 negara ini, dari hasil berdiskusi dengan mereka para pengusaha melayu muslim, saya mendapati beberapa fakta menarik tentang 2 negara ini yang tidak banyak di ketahui dan tidak sampai beritanya ke Indonesia. Semoga sharing ini bermanfaat.  
   
Malaysia, 20 Februari 2012  
   
Sisi lain dari Malaysia yang tidak banyak kita dengar dan ditutupi dari pemberitaaan media:  
   
1.      Pendidikan dari TK - SMA GRATIS, bila miskin tapi pintar maka GRATIS sampai S3.  


2.      Setiap pelajar diberi subsidi uang cash setiap bulannya mulai RM 100 (SD/SMP) - RM 200 untuk SMA (setara Rp 300.000 - Rp 600.000/bulan/orang) untuk membeli buku, alat tulis, tas, seragam dll.  


3.      Setiap suami yang memiliki penghasilan di bawah RM 3000 (dibawah Rp 9 juta) dianggap miskin dan layak mendapat bantuan kerajaan sejumlah RM 500 ( RM 1,5 juta/bulan). Penghasilan setiap KK diketahui oleh kerajaan dengan data yang akurat.  


4.      Target pemerintah Malaysia adalah dalam 9 tahun kedepan Malaysia akan menjadi salah satu negara maju di dunia dengan pendapatan perkapita yang sangat tinggi dan biaya hidup yang murah.  


5.      Harga gula pasir hanya Rp 6.000/kg.  


6.      Pacaran adalah perbuatan yang dilarang untuk orang Melayu Muslim, siapapun yang tertangkap pacaran maka pilihannya hanya 2, menikah atau masuk penjara. Dalam level terkecil yaitu keluarga, masyarakat Malaysia memang melarang anaknya untuk pergi berdua2an dengan lawan jenis. Bila anaknya tidak menurut maka orang tua akan melapor pada polisi. Kempen Pencegahan Jenayah Syariah =  


7.      KUA, Polisi dan pengurus masjid sangat sering melakukan Rushing/Sweeping ke semua hotel murah, tempat hiburan dan tempat2 gelap di semua penjuru negara ini untuk mencegah kemaksiatan. Sebuah pengalaman, jam 1 malam pintu kamar di ketuk puluhan petugas gabungan untuk melakukan razia kemaksiatan dan menggeledah kamar. Pasangan Melayu Muslim yang tidak dapat menunjukkan Surat Nikah digelandang ke kantor polisi.  


8.      Menikah muda dan memiliki banyak anak sangat dianjurkan di negara ini, rata2 orang Malaysia menikah di usia 17 tahun untuk wanita dan 19 tahun untuk laki2 dan memiliki anak rata-rata 6 - 9 anak.  


9.      Kesempatan kerja sangat terbuka di negeri ini, jumlah pekerjaan lebih banyak daripada jumlah pencari kerja.  


10.  Setiap hari Jum'at usai shalat Jum'at, hampir semua masyarakat di masjid mendoakan kebaikan bagi para pemimpin negara terutama Raja, Sultan dan Perdana Menteri.  


11.  Masyarakat Malaysia rata2 memiliki mobil 2 - 5 unit/rumah.  


12.  Hanya orang yang sangat miskin saja yang memiliki sepeda motor di negara ini.  


13.  Jumlah pengguna mobil sangat banyak dibandingkan pengguna sepeda motor.  


14.  Semua orang Malaysia memiliki rumah. Bila tidak sanggup membeli rumah, maka mereka akan mengajukan permohonan dana kepada kerajaan untuk minta dibuatkan rumah sesuai kemampuan mereka. Usai rumah selesai dibuat, mereka akan mencicil kepada kerajaan, cicilan disesuaikan dengan kemampuan penghasilan suami dan boleh mencicil sampai 40 tahun.  


15.  Tidak ada gelandangan yang tidur dibawah jembatan. Orang miskin di Malaysia dijamin oleh negara dengan pelayanan sangat baik dan diberikan makanan 4 sehat 5 sempurna setara hotel berbintang.

16.  Semua pemilik usaha yang usahanya dilihat usahanya mulai maju berhak mengajukan bantuan dari kerajaan berupa peralatan produksi. Bila bakery akan mendapat bantuan mixer roti, oven, chiller, proofer, dough devider dll. Namun sebagai balasan kerajaan akan mengambil pajak yang sangat tinggi 29% yang pajak ini akan dikembalikan kepada rakyat miskin.

17.  Malaysia menjadi negara yang paling ketat dalam urusan halal dan keamanan pangan. Sebelum mengeluarkan sertifikat halal dan dinkes, suatu usaha makanan akan mendapat penelitian yang panjang dan lama. Butter Golden Churn yang di Indonesia, Singapore dan Selandia Baru mendapatkan sertifikat halal ternyata di Malaysia terkena sensor karena di dalamnya didapati DNA Babi. Laboratorium makanan di Malaysia adalah salaah satu yang tercanggih di dunia. Tidak ada kasus makanan di campur borax atau formalin.

18.  Professional worker sangat dicari dinegara ini, bila memberikan kontribusi besar boleh mengajukan sebagai Permanent Resident dan menikah dengan warga negara Malaysia.

19.  Laki2 dan perempuan yang bukan mahram tidak boleh berjabatan tangan di negara ini.

20.  Harga kebutuhan pokok dikontrol kuat oleh pemerintah, pedagang tidak boleh sembarangan menaikkan harga, setiap yang ketahuan resikonya adalah penjara.

21.  Malaysia kuat ekonominya karena tidak punya hutang pada IMF atau pada badan dunia manapun, bahkan IMF pernah diusir keluar pada masa pemerintahan Mahatir Muhammad, karena hutang adalah jeratan riba dijaman ini dan termasuk dalam 7 dosa yang membinasakan.

22.  Rendahnya tingkat kriminalitas di negara ini membuat banyak rumah yang tidak berpagar, mobil dan sepeda motor diparkir begitu saja di halaman rumah.

23.  Tingginya tingkat kesehatan di negara ini membuat Puskesmas sunyi senyap tidak ada pasien.

24.  Tingginya tingkat kesejahteraan di Malaysia, membuat masyarakat disana sering bepergian ke berbagai negara termasuk Indonesia.

25.  Tidak ada rumah gubuk liar di tepi rel kereta api di Malaysia, rakyat hidup makmur dalam damai.

26.  Aliran sesat seperti Syiah tidak bisa hidup di negeri ini, kerajaan Malaysia akan mengambil tindakan tegas dengan penjara seumur hidup.

27.  Satu kebiasaan masyarakat Malaysia yang sudah lama berjalan adalah kebiasaan untuk makan diluar 2 atau 3 kali sehari. Tingginya income perkapita disini membuat orang malas untuk memasak di rumah. Hampir semua usaha rumah makan atau restoran baik kecil maupun besar pada saat jam makan penuh dan halaman parkir penuh dengan mobil, meski rumah makan atau restoran itu berada di antara hutan kelapa sawit. Pemandangan seperti ini merata di semua negara bagian di Malaysia baik di kota maupun desanya, karena kemakmuran yang merata di semua penjuru negeri ini. Pasar tradisional sangatlah langka di negeri ini. Untuk hal makan masyarakat Malaysia memang sangat konsumtif.

28.  Malaysia dikenal sebagai negara yang tidak punya hutang pada siapapun dan paling anti berhutang kepada IMF (Rentenir kelas dunia). Di tahun 1998, IMF diusir keluar dari Malaysia karena memaksa Malaysia berhutang untuk memulihkan kondisi perekonomiannya. Para pemimpin dii Malaysia tahu bahwa IMF hanya akan menjerat negara itu dan tahu bahwa hutang ini adalah perkara yang sangat berat.

29.  Hal lain juga adalah di Malaysia, sangat sulit membedakan mana rumah orang kaya dan miskin karena bentuk rumah disini hampir sama, orang Malaysia hidup sangat bersahaja, masih banyak kita bisa temukan rumah dengan dinding dari kayu dan rumah panggung di seantero negeri ini, padahal yang parkir dihalaman rumahnya mobil seri terbaru.

Bila kita bandingkan Malaysia dengan Indonesia, sungguh kita jauh lebih kaya dan terkaya di dunia, namun Allah memberikan keberkahan kepada Malaysia karena rakyatnya taat beragama dan menjauhi/membenci kemaksiatan, sehingga Allah mengaruniakan pemimpin yang baik dan mensejahterakan rakyat.

Semoga suatu saat Indonesia bisa memperoleh keberkahan seperti yang dinikmati Malaysia hari ini.

Sedikit catatan kecil dari perjalanan di negari jiran ini semoga menjadi ibrah bagi kita semua.  
   
============================
   
Malaysia, 1 Maret 2012  
   
Apa indikator Malaysia lebih maju daripada Singapore?  
   
1.      Di Malaysia sangat mudah menemukan dalam 1 rumah terdapat 2-5 mobil dan mobil bisa digunakan sampai kapanpun selama masih layak jalan. Di Singapore hanya orang yang sangat kaya saja yang bisa punya mobil itupun maksimal hanya 10 tahun, sesudah itu mobil harus dibuang. Bila ingin mobil lagi maka harus membeli lagi.

2.      Di Malaysia, pendidikan gratis dari level TK-SMA bahkan semua siswa mendapat uang saku RM 100 - RM 200 setiap bulannya untuk membeli buku, tas, sepatu, seragam dll. Di Singapore, pendidikan sangat mahal dan tidak ada yang gratis, semua wajib bayar.

3.      Di Malaysia, penghasilan suami dibawah RM 3000/bulan (Rp 9 juta) masuk kategori miskin dan berhak mendapat bantuan kerajaan RM 500/bulan (Rp 1,5 juta). Di Singapore, tidak ada bantuan kerajaan terhadap penghasilan dibawah level tertentu dari rakyatnya.

4.      Di Malaysia, setiap usahawan yang usahanya dilihat dari data kerajaan mulai menanjak naik, akan mendapat bantuan kerajaan berupa peralatan produksi dan berbagai kemudahan. Di Singapore semua usahawan berjuang sendiri.

5.      Di Malaysia rata2 ibu rumah tangga adalah para bussineswomen yang tanggguh, mereka memiliki usaha yang rata2 sudah mapan dan berpenghasilan tinggi bahkan tidak jarang ada yang usaha mereka sudah lintas negara dan benua. Ditengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga dengan banyak anak, 5-9 anak, masih sempat mereka mengurus usaha yang kalo untuk ukuran kita di Indonesia tergolong bisnis besar. Di Singapore, rata2 wanita bekerja di kantor dengan gaji pas2an dan biaya hidup yang tinggi.

6.      Di Malaysia, semua orang Malaysia bisa punya landing property (rumah dengan halaman) dengan harga murah sertifikat hak milik pribadi dan boleh mencicil pada kerajaan sesuai penghasilan suami, serta boleh mencicil sampai 40 tahun. Di Singapore, orang Singapore hanya bisa tinggal di flat seperti sangkar burung, itupun dengan harga yang sangat mahal, cicilan maksimal 10 tahun dan SERTIFIKAT HAK MILIK KERAJAAN, kapanpun kerajaan berhak mengambil flat tersebut dan pemilik flat pindah lalu mencicil flat yang baru sehingga siang malam suami istri di Singapore kerja keras untuk membayar cicilan flat.

7.      Di Malaysia para ibu dipersilakan memiliki anak sebanyak mungkin karena gratisnya biaya pendidikan, murahnya biaya hidup, murahnya pengobatan, subsidi biaya hidup, dan banyaknya subsidi yang lain dari kerajaan. Di Singapore, suami istri sangat sedikit yang punya anak, kalaupun punya anak maksimal hanya 1 karena semua serba mahal dan tidak ada yang gratis.8. Di Malaysia, orang Malaysia bisa punya tanah yang banyak dengan sertifikat hak milik pribadi. Di Singapore, ini hanya sebuah mimpi.

8.      Di Malaysia, orang menikah di usia yang sangat muda untuk ukuran kita di Indonesia, TERNYATA MENIKAH DI USIA YANG SANGAT MUDA membuat orang Malaysia sangat produktif dalam berusaha, bekerja dan menghasilkan karya besar untuk bangsanya karena tidak terpikir pacaran yang mengakibatkan terjadinya perzinahan. Di Singapore, hari ini sangat jarang orang terpikir untuk menikah, karena menikah, punya anak dll adalah semua biaya yang sangat mahal. Adalah hal yang lazim orang tinggal dalam 1 rumah tanpa menIkah alias kumpul kebo yang ini dilegalkan pemerintah Singapore bahkan dianjurkan para mahasiswa untuk kumpul kebo di dalam asrama di Universitas Teknologi Nanyang yang sangat terkenal di Singapore.

9.      Di Malaysia sangat sulit menemukan bayi lahir diluar nikah. Di Singapore, aborsi di negara ini adalah menduduki peringkat tertinggi kedua setelah Inggris.

10.  Di Malaysia, sangat sulit menemukan orang bunuh diri. Di Singapore, tidak kurang dari 462 kasus bunuh diri setiap tahunnya baik dengan cara melemparkan diri ke kereta api yang sedang melaju kencang, lompat dari flat lantai 17, menenggelamkan diri ke waduk atau cara bunuh diri favorit mahasiswa Indonesia yang kuliah di Singapore yaitu menghantamkan kepala ke dinding kaca kelas yang sering gaglnya dan angka ini terus meningkat setiap tahun, oleh karena itu tidak heran bila kita ke Singapore hari ini, polisi dan tentara sangat banyak berjaga2 dimana2 baik berpakaian lengkap dan bersenjata maupun berpakaian sipil begitu juga kamera CCTV ada di setiap sudut bagunan di Singapore. Hidup di Singapore bagaikan hidup dalam penjara dan diawasi 24 jam.

11.  Tingkat kejahatan di Malaysia sangat rendah. Tingkat kejahatan di Singapore tergolong cukup tinggi, jemuran dan sandal saja bisa hilang disamping flat. Rata2 flat di Singapore berpintu ganda, seperti penjara, namun karena semua media di Singapore dikuasai dan dimiliki pemerintah maka hanya berita baik saja yang dimuat.

12.  Di Malaysia, orang bekerja secara proporsional dan hidup bahagia. Di Singapore orang bekerja seperti mesin sampai 16-18 jam/hari dan hidup penuh tekanan. Bila kita menggunakan MRT dan melintas di sekitar Raffles Place Interchange (Pusat Distrik Bisnis terbesar di Singapore) pada jam 9 malam, yang tampak bukan wajah2 sumringah atau penuh senyum karena sudah pulang kantor, tapi wajah2 kusut masai dengan pikiran yang sama "Aduh sudah malam, besok pagi jam 5 harus sudah kerja lagi"

Sedikit catatan ini semoga menambah wawasan kita semua tentang seperti apa negara tetangga kita.  
   
============================
  
Malaysia, 1 Maret 2012  
   
Sharing pengalaman selama di Malaysia :

Ketika ana kali pertama datang untuk mengajar pelatihan roti di Malaysia, terbayang apa ya sikap orang Malaysia terrhadap orang Indonesia? Karena kalo di Indonesia, menyebut kata Malaysia, orang2 rata2 marah2 dan mengajak perang dengan Malaysia.

Tapi sungguh diluar dugaan, sambutan orang Malaysia terhadap orang Indonesia sangat baik, ana dicarikan hotel, diantar jemput setiap hari dengan mobil terkadang dengan Mercy dan sangat sering ditraktir makan di berbagai restoran disini. Hilang sudah rasa was-was dan ketakutan selama ini. Satu kesan ana terhadap orang Malaysia, mereka adalah orang2 yang jujur, penuh ketulusan dan siap menolong kapan saja.

Buat antum yang berjenggot dan bercadar, mereka sangat menghargai orang yang berpegang teguh dengan keislaman. Tidak ada pandangan sinis seperti di Indonesia terhadap orang2 yang berjenggot dan bercadar. Betapa banyaknya kebaikan dan kemudahan yang ana peroleh selama ana berada di negeri ini. Banyak sekali orang Saudi Arabia berjenggot dan istrinya bercadar berlibur di Malaysia.

Malaysia memang benar2 haus ilmu dan sanggup membayar mahal untuk apa yang mereka dapat dengan kualitas tinggi. Banyak sekali orang Indonesia bekerja di negeri ini mulai dari Petronas, Dosen, Ahli penerbangan sampai tukang kebun kelapa sawit, karyawan pabrik dan PRT dan masih terus membutuhkan lagi para pekerja dari Indonesia. Bila mereka melihat orang Indonesia memberikan kontribusi besar bagi Malaysia, fasilitas akan diberikan tanpa banyak kita minta, termasuk tawaran menikah lagi dengan orang Malaysia.

Di salah satu bakery besar di Johor yang pemiliknya orang melayu dan menjadi salah salah satu tempat pelatihan roti, karyawatinya rata2 bermobil pribadi, karena karyawati2 ini mendapat uang THR setiap orangnya RM 20.000 (Rp 60 juta). Pengusaha bakery ini sendiri memiliki tidak kurang dari 5 mobil di rumahnya dan salah satunya adalah Mercy. Suatu hal yang masih menjadi mimpi bagi kita di Indonesia, ada pengusaha yang mau berbagi kekayaan dengan para karyawatinya. Oleh karena itu para karyawati ini tidak pernah terpikir untuk pindah kerja lagi. Melihat wanita mengedarai mobil sendiri menjadi pemandangan biasa di seluruh Malaysia. Namun ditengah segala kecukupan ini, satu hal yang membuat ana kagum, mereka tetap menjadi seorang yang low profile.

Berbeda ketika ana pergi mengajar di Singapore, begitu masuk pintu perbatasan Imigrasi Malaysia - Singapore melalui jalur darat Johor pada bulan Desember yang lalu, ana sempat tertahan di imigrasi selama 1 jam dan masuk ke kantor polisi dengan pengawalan ketat 3 polisi bersenjata lengkap. Di kantor polisi perbatasan, ana di interogasi 4 lapis dengan beberapa orang polisi china, india dan melayu. Paspor di scan, dompet digeledah dan isi tas ditanya.

Wajar bila pemerintah Singapore melakukan pengamanan yang nampaknya sangat berlebihan ini. Negara ini sering sekali mendapat ancaman terorisme dan ancaman pengeboman termasuk di Changi Airport. Oleh karena ini kantor polisi di Singapore banyak yang dibuat di bawah tanah dan dihubungkan dengan terowongan rahasia. Di tahun 1999 saat ana training di Hotel Hilton Orchard Singapore, hotel ini di kepung ratusan polisi dan gegana untuk mencari bom yang di telp oleh penelpon gelap. Sudah menjadi pemandangan harian, pesawat tempur di Singapore setiap hari menderu di atas langit Singapore. Seolah setiap hari siaga satu tidak pernah kendur.

Di bulan Desember kemarin, ana sudah deg2an dan pasrah bila di deportasi ke Malaysia atau Indonesia. Ana memang sempat berdebat dengan polisi disana bahwa ana datang untuk mengajar dan di undang. Tapi entah kenapa, setelah para polisi itu berunding dengan para petingginya, ana dibebaskan tanpa syarat apapun dan bebas keluar masuk negara itu. Singapore memang punya segudang kejutekan yang beritanya tidak sampai ke Indonesia dan tidak cukup kita tahu hanya dengan berlibur 3 hari 2 malam di Orchard Road.  
   
Singapore memang dikenal sebagai negara yang tidak suka melihat orang melayu berjenggot dan wanita melayu bercadar, ada undang2 ISA (Internal Security Act) yang bisa menangkap siapa saja dan memenjarakan siapa saja yang dicurigai tanpa proses peradilan meskipun dia tidak berjenggot  atau bercadar,  tanpa pengacara dan tidak boleh bertemu keluarga dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Salah satu mahasiswa Indonesia berisinisal MH yang berwajah chinese pernah merasakan undang2 ISA ini ketika pada tengah malam diculik pasukan antiterorisme Singapore dan sempat menghilang dr kampus NTU, meski sebulan kemudian dikembalikan lagi. Semua mahasiswa Indonesia yang pernah kuliah di Singapore, tidak ada satupun yang bercerita tentang keindahan Singapore, semua bercerita betapa jutek dan tidak ramahnya negeri ini. Tewasnya seorang mahasiwa Indonesia di Singapore beberapa waktu yang silam, menyisakan deretan misteri akan kuatnya ISA di negeri ini.  

============================

Malaysia, 2 Maret 2012  
   
Ada satu lembaga independen yang paling ditakuti di Malaysia yaitu SPRM, singkatan dari Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia. Tugas utama SPRM adalah menangani semua kasus suap dan korupsi dari level bawah sampai level paling atas. Penampilan petugas SPRM ini sebenarnya lebih mirip FBI di Amerika atau Agen 007 di Inggris. Hal yang membuatnya ditakuti adalah karena dibekali kemampuan tempur layaknya Densus 88 di Indonesia, dilengkapi senjata api, borgol, kemampuan penyadapan telpon dan menginterogasi pelaku hingga mentalnya jatuh dan mengaku setelah satu persatu bukti diperlihatkan di depan mata. Petugas ini mampu membongkar kantor manapun di Malaysia yang masuk dalam file kasus yang ditangani ditengah malam dengan kunci khusus dan pergi tanpa meninggalkan jejak. Mereka bekerja lintas batas tanpa intimidasi siapapun.

Meskipun dibentuk dan bekerja di bawah Perdana Menteri dan Kerajaan, petugas SPRM sanggup memenjarakan Perdana Menteri yang telah melantiknya atau pun keluarga kerajaan yang terlibat suap atau korupsi. Korupsi dan suap di semua kalangan tidak ada satupun yang lepas dari pengawasan SPRM. Polisi, tentara, pejabat negara, keluarga kerajaan atau orang umum dapat dipenjara bila telah diselidiki dan terdapat bukti terlibat suap atau korupsi. Gerakan mereka sangat tersembunyi dan tiba2 saja muncul berita di koran bahwa Menteri A atau Polisi B di tangkap petugas SPRM dan sudah banyak sekali orang yang ditangkap dan dipenjara SPRM. Tidaklah petugas SPRM menangkap pelaku kecuali bukti telah kuat dan pelaku pasti akan mengaku dengan sendirinya pada saat interogasi.

Oleh karena itu, bila kita punya usaha disini dan ingin memasukkan barang ke supermarket, kita tidak akan memberi suap pada 3 oknum sebagaimana banyak kita temukan di Indonesia. Orang2 di sini berbisnis dengan jujur. Petugas Halal dan dinkes pun tidak akan mau diberi uang. Begitu juga pegawai pemerintahan bekerja dengan jujur dan tanpa harus diberi uang tips agar urusan kita cepat beres. Semua takut petugas SPRM, termasuk polisi yang merazia di jalan. Di salah satu TV Malaysia, ada film yang menceritakan seperti apa kerja mereka dari mulai kasus masuk sampai pelaku tertangkap dan mengaku. Ketika hal ini diterangkan oleh salah satu pengusaha melayu muslim di sini, ana jadi termenung, kapan ya indonesia punya KPK seperti SPRM?  
  

   
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh,

Agus Jamhari
Baking Technologist
Dapur Roti Aa Indonesia
Cross Country Baking Class (Pelatihan Roti Lintas Negara)  
http://dapurrotiaaindonesia.wordpress.com/
http://www.facebook.com/profile.php?id=100000352661026



Mari tumbuhkan keyakinan, optimisme, dan tekadkan diri untuk Indonesia yang lebih baik, membangun peradaban islam

Rabu, 06 Juli 2011

indahnya persaudaraan

Persaudaraan adalah mu'jizat, wadah yang saling berikatan
dengannya Allah persatukan hati-hati berserakan
saling bersaudara, saling merendah lagi memahami
saling mencintai, dan saling berlembut hati

-Sayyid Quthb-

Minggu, 26 Juni 2011

inspirasi Zhang Da, Kisah Seorang Anak Teladan dari Negeri China

Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.
Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.

Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.

Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.

Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan Papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.

Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui.

Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan.

Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya.

Hidup seperti ini ia jalani selama 5 tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. Zhang Da merawat Papanya yang sakit sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya.

Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

Zhang Da menyuntik sendiri papanya. Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli.

Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi / suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa mampu, ia nekat untuk menyuntik papanya sendiri. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah terampil dan ahli menyuntik.

Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, pembawa acara (MC) bertanya kepadanya,

"Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu? Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah?

Besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir.

Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!"

Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, "Sebut saja, mereka bisa membantumu."

Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar ia pun menjawab,
"Aku mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama kembalilah!"

Semua yang hadir pun spontan menitikkan air mata karena terharu. Tidak ada yang menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya?

Mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit? Mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, pasti semua akan membantunya.

Mungkin apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku mau Mama kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.

Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya.

Sumber :
jujunjunaedi.multiply.com